Oh, hari ini berlalu seperti kemarin. Saya bangun lagi, bikin sarapan, kembali ke kamar. Sedikit lebih meningkat karena saya berhasil membaca beberapa halaman buku Reset Indonesia. Jujur, prolog buku ini sungguh menggugah dan menarik saya untuk berlama-lama membaca pengalaman penulisnya untuk mengeksplorasi Indonesia. Saya enggak ngerti pace baca saya meningkat ketika membaca buku ini, padahal saya sudah membiarkannya nganggur berbulan-bulan di rak buku. Tapi saya harus mengakui jika buku yang ditulis oleh jurnalis memang memiliki kosakata yang lebih memikat, wajar saya bertahan membacanya cukup lama.
.
Sore ini ngobrol sama Andah, tentang pengalaman pendidikan militer, tentang griefing, tentang berapa beruntungnya saya lahir jadi anak Bapak dan Ibu saya, tentang pengobatan depresi dan cemas yang enggak berhenti-berhenti dan banyak lagi. Pembicaraan kami memang cukup panjang, cukup untuk membuang isi kepala saya yang penuh dan berapi-api setelah minum kopi (coffee rush).
.
Saya melewati hari ini tanpa beban yang berlebihan, mengampuni diri saya yang malas, memaklumi kenapa tubuh saya belum juga mau diajak bergerak. Saya lebih takut ini adalah signal bahaya dan terus berupaya bangun dari tempat tidur. Sudah dua minggu. Tanda bahaya, segera bergerak, walaupun saya tetap tidak ke mana-mana. Saya tidak ada energi untuk bergumul dengan orang-orang. Beli sabun muka aja saya malas. Heran.
.
Tapi besok kayaknya saya harus keluar rumah. Lebih tepatnya terpaksa. Buku Reset Indonesia yang sudah nganggur berbulan-bulan dan sedang saya baca ternyata cacat produksi. Ada halamannya yang tidak tercetak, saya harus mengirimkannya ke penerbit agar bisa diretur. Yang heran, admin penerbitnya fast response sekali, padahal sudah lewat jam kerja, Jumat malam lagi. Padahal mereka bisa saja tunda tidak membalas sampai hari Senin. Akhir pekan, mending tidur. Apresiasi buat admin WA Patjarmerah. Luar biasa sekali!
.
Dan, sudahlah. Hari sudah berlalu. Saya baik-baik saja. Saya akan terus mengampuni dan mengasihi diri saya jika besok tidak lebih baik dari hari ini. Bertahan saja dan itu lebih dari cukup.

This post have 0 comments
EmoticonEmoticon